Posted by: rumahzakatpalembang | December 1, 2007

4 Bidang Pemberdayaan Rumah Zakat

baksos-raden-fatah.jpg

Walau bulan Ramadhan telah berlalu, Rumah Zakat Indonesia masih tetap aktif menyalurkan dana bantuan kepada masyarakat melalui program pemberdayaannya. Pola pemberdayaan yang terintegrasi dengan berbasis komunitas itu terbagi dalam 4 bidang yaitu Pendidikan, Kesehatan, Kepemudaan dan Ekonomi. Dengan menjalankan program – program yang terfokus tersebut, Rumah Zakat berharap akan ada transformasi atau perubahan pada keluarga – keluarga miskin binaan Rumah Zakat.

Diantara kegiatan – kegiatan Rumah Zakat setelah Ramadhan antara lain yaitu kampanye bangkit dan suarakan “anti pemiskinan”, pada kegiatan tersebut Rumah Zakat bergabung bersama elemen masyarakat lainnya untuk mensukseskan program anti kemiskinan MDGS 2015. Siti Balkis, Program Officer, mengatakan untuk program kesehatan, pada tanggal 27 Oktober 2007 lalu Rumah Zakat melakukan bakti sosial kepada tukang becak dan buruh cuci melalui kegiatan pengobatan massal, pembagian makanan siap saji berupa mie instan sumbangan PT Indofood Sukses Makmur dan kornet qurban hasil ibadah qurban tahun 1427 H lalu. Selain itu juga ada bazar baju murah yang di lakukan oleh relawan Rumah Zakat.

Masih dalam program kesehatan, Rumah Zakat juga meluncurkan program “melahirkan gratis”. Menurut Irvan Nugraha, Branch Manager, program ini sebagai cikal bakal Rumah Bersalin Gratis (RBG) yang akan di dirikan Rumah Zakat di kota Palembang di tahun 2008. “untuk membiayai pembangunan RBG, saat ini Rumah Zakat sedang mengumpulkan wakaf dari pesonal berupa uang sejumlah Rp.100.000,- perbulan selama setahun, jelasnya. Ibu yang mendapatkan bantuan perdana untuk melahirkan gratis ini adalah Nurhidayati, yang suaminya sehari-hari bekerja sebagai tukang sapu.

Untuk bidang ekonomi, Rumah Zakat membiayai kursus 2 orang mustahiknya. Kedua mustahik ini mendapatkan kursus secara private sebagai teknisi handphone. Rumah Zakat sengaja tidak memberikan pelatihan secara massal agar output dari pelatihan ini dapat terukur, ujar Balkis. Sedang 5 orang mustahik lainnya, Haudah, Ersi, Sofwanah, Jumarti dan Rusli mendapatkan modal untuk usaha kecil mereka.

Di bidang pendidikan, Rumah Zakat secara rutin melakukan pembinaan kepada 177 anak asuhnya. Pembinaan ini meliputi pelajaran akademis, akhlaq dan mental. Sedangkan orang tua anak asuh juga mendapatkan pembinaan dari Ustadz melalui ceramah-ceramah agama. Pembinaan ini dilaksanakan setiap 2 minggu sekali.

Sedangkan bidang kepemudaan, Rumah Zakat telah menerima 24 orang anggota baru relawan. Pada 4 November 2007 lalu, ke 24 relawan tersebut mengikuti orientasi di aula fakultas kedokteran Universitas Sriwijaya.


Responses

  1. Ass.. bisa meminta profil Rumah Zakat secepatnya untuk bahan pemberitaan di koran kampusku….terimakasih..wassalam

  2. Wa’alaykumusalam Warahmatullahi Wabarakatuh
    Terima kasih atas kunjungan ke blog kami.
    Untuk melihat profil Rumah Zakat Indonesia secara lengkap, saudari Mawar Pertiwi silahkan kunjungi official website kami di http://www.rumahzakat.org
    Semoga jalinan silaturrahim kita senantiasa erat dan di ridhoi-Nya.

  3. mo tanya… bisa ngak mau aqiqah di rumah zakat? kalau bisa gimana caranya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: