Posted by: rumahzakatpalembang | March 21, 2008

AKIBAT PILKADA BAKSOS TERANCAM BATAL

baksos-14-ilir-24-2-08.jpg

Setelah cukup matang mempersiapkan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) di kelurahan 12 Ulu Palembang, tim relawan Rumah Zakat Indonesia Sabtu (24/2) kemarin mendatangi lokasi yang telah di survei tersebut. Namun sungguh di luar dugaan, tim relawan yang terdiri dari 9 akhwat dan 1 ikhwan ini di tentang oleh beberapa warga. Mereka menuduh tim Rumah Zakat adalah tim dari salah satu calon walikota yang berbeda dengan mereka. Meski relawan sudah menjelaskan, tetap saja pengobatan gratis untuk warga 12 Ulu urung di laksanakan. Hal ini karena Ibu Lurah 12 Ulu langsung yang melarang kegiatan ini. Tak mampu melawan akhirnya tim Rumah Zakat mundur. Apalagi ketika itu ambulance jenazah Rumah Zakat telah di kerubungi massa yang menentang. “saya tidak bisa apa – apa, kalau di tinggal bisa hancur mobil kita”, jelas Gunawan, driver mobil jenazah Palembang.

Usut punya usut ternyata telah ada instruksi dari pejabat tertinggi kota Palembang agar setiap kegiatan di kota Palembang harus atas seizin Camat dan Lurah. Tak menyerah, relawan Rumah Zakat memindahkan lokasi bakti sosial ke kelurahan 14 Ilir. Perizinan mengadakan kegiatan di urus hari itu juga di kantor kelurahan. Tepat pukul 14.00 WIB bakti sosial pun berhasil di mulai, yaitu pengobatan massal gratis dan pembagian kornet. Dalam baksos ini dilayani 157 pasien pengobatan gratis dan penyaluran 96 kaleng kornet qurban. Dokter Suhayla dan dokter Meta mengatakan sebagian besar pasien di sini mengalami hypertensi atau darah tinggi.

Ustadz Thamrin, tokoh masyarakat 14 Ilir mengatakan bahwa mereka sangat senang dengan adanya kegiatan bakti sosial ini. Warga disini rata – rata adalah pedagang dan remajanya banyak yang menganggur, jadi sering merampok dan menggunakan narkoba, jelasnya. Sedang Irvan Nugraha, Branch Manager (BM), salam sambutannya menjelaskan independensi Rumah Zakat dalam kegiatan ini tanpa terkait sama sekali dengan salah satu calon, golongan atau partai. Tapi sepertinya penjelasan ini percuma, karena tak berapa lama BM pulang, driver ambulance kembali di datangi warga yang juga menuntut adanya pelayanan – pelayanan lainnya kepada mereka. Kembali kesabaran Gunawan di uji. Penjelasan demi penjelasan untuk menenangkan massa di sampaikannya. “walau agak berlepotan tapi mudah – mudahan mereka mengerti, ungkapnya.

Pukul 18.30 WIB (ba’da Maghrib) kegiatan ini selesai dan tim berangkat pulang, walau dalam wawancara relawan mengaku bahwa mereka selesai pukul 17.00 WIB.


Responses

  1. Alhamdulillah ya baksosnya tetap berjalan, jadi banyak orang yang bisa terbantu.

    Tetap semangat!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: