Posted by: rumahzakatpalembang | March 27, 2008

BAKTI SOSIAL TERLARANG DI KECAMATAN GANDUS

27-3-08-baksos-gandus.jpg

Jelang pemilihan kepala daerah langsung (PILKADAL) di propinsi Sumatera Selatan dan sejumlah kabupaten kota termasuk kota Palembang, semua bentuk kegiatan massa harus melalui izin dari pemerintah setempat. Aturan ini bahkan melarang kegiatan pengobatan massal karena kegiatan ini sering menjadi alat penarik massa dari calon – calon pemimpin daerah tersebut. Meskipun begitu Rumah Zakat Indonesia tetap mengadakan kegiatan bakti sosial pada Sabtu (22/3) kemarin berupa pengobatan massal dan penyaluran daging kornet Superqurban di RT 23 kelurahan Pulokerto kecamatan Gandus, salah satu desa tertinggal di pinggiran kota Palembang.

Hal ini dilakukan setelah Qodir, ketua RT 23 bersedia menanggung resiko bila kegiatan ini tetap di lakukan. “sudahlah biar saya aja yang kena marah pak lurah” ujarnya ketika pihak Rumah Zakat hendak melobi kepala lurah agar kegiatan dapat di laksanakan. Kuatnya keinginan Qodir agar bakti sosial tetap di laksanakan bukan tanpa alasan. Kelurahannya sama sekali belum pernah menerima bantuan dari manapun. Entah karena wilayahnya yang jauh dari akses transportasi darat atau alasan lain, 95 % penduduk miskin desa tersebut harus berpayah hidupnya di pinggiran sungai Musi tersebut.

“Karna ini pengobatan pertama kali saya merasa dak sabar menunggu sampe kebawa mimpi, Alhamdulillah senang sekali” ujar Zubaidah (60) menyatakan rasa syukurnya. Hal serupa juga di sampaikan Sobri (35), “Alhamdulillah, saya senang karena bisa tanya – tanya ke dokter tentang sakit saya, biasanya kalau sakit ya di biarin aja kalau parah baru ke puskesmas”, jelasnya.

Dalam kegiatan ini tim Rumah Zakat yang terdiri dari 6 relawan, 3 amil, 1 dokter dan 1 apoteker melayani 140 pasien berobat gratis dan menyalurkan 225 kaleng kornet. “Beberapa dokter tidak jadi hadir karena ada acara lain, jadi pengobatan agak terhambat. Makanya antriannya sangat panjang”, jelas Siti Balkis selaku Program Officer Rumah Zakat tentang kendala yang di hadapi pada bakti sosial kali ini.

Kegiatan yang di adakan di pemukiman petani, buruh dan nelayan ini berakhir pada pukul 13.15 WIB. Kedepan Rumah Zakat akan kembali melakukan pelayanan – pelayanan kepada masyarakat terutama di wilayah yang belum tersentuh bantuan seperti kecamatan Gandus ini, ungkap Balkis.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: